by

Tokoh Badui kecam kerusakan Gunung Liman

Berita dikutip dari:

kepolisian dapat bertindak tegas terhadap perusak hutan adat itu

Lebak (ANTARA) – Sejumlah tokoh Badui di pedalaman Kabupaten Lebak mengecam kerusakan Gunung Liman akibat aktivitas penambang emas tanpa izin (PETI) atau gurandil.

“Kami minta pemerintah daerah dan kepolisian dapat bertindak tegas terhadap perusak hutan adat itu,” kata tokoh Badui yang juga Kepala Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Jaro Saija, Kamis.

Ia kerusakan yang terjadi di Gunung Liman membuat masyarakat Badui tidak terganggu karena Gunung Liman sebagai hutan larangan adat.

Kepercayaan masyarakat Badui mendapat titipan dari leluhur untuk pengawasan hutan larangan agar tidak terjadi kerusakan. “Kami berharap kerusakan Gunung Liman bisa menciptakannya,” katanya.

Begitu juga tokoh adat suku Badui Dalam Ki Pulung mengecam kerusakan Gunung Liman yang dilakukan para gurandil, sebab Gunung Liman titipan leluhur yang harus dilestarikan.

“Kami melihat kerusakan Gunung Liman itu bentuknya dengan cara menebang pohon dan terdapat lubang galian untuk menambang emas,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPRD Lebak Musa Weliansyah mengaku merasa prihatin melihat kerusakan Gunung Liman …

Berita lengkap klik
SOURCE LINK

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *