by

Rizieq Shihab mengatakan dia menyembunyikan hasil tes positif COVID-19 untuk menghindari ‘diteror oleh buzzer politik’

Berita dikutip dari:

Ulama terkenal Rizieq Shihab mengaku telah menulis pernyataan yang menolak hasil tes usap PCR-nya diungkapkan tahun lalu, ketika ia diduga tertular COVID-19 dari demonstrasi massal yang diadakan untuk menghormatinya.

Rizieq memaparkan soal diam-diam hasil pemeriksaan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur hari ini, dalam persidangan yang sedang berlangsung atas hasil tes usap palsu oleh RS Ummi di Bogor, Jawa Barat.

“Tidak ada yang diizinkan untuk mengungkapkan hasil tes saya kecuali dengan izin saya. Jika saya mengizinkan [the medical team to do so], kemudian [the result] bisa diungkapkan. Tapi seperti yang disampaikan dokter Sarbini, saya dilindungi UU Kesehatan, UU Kedokteran, sehingga hasil tes swab saya rahasiakan, ”kata Rizieq.

Mantan pemimpin kelompok terlarang Front Pembela Islam (FPI) itu mengatakan, dia mengeluarkan surat itu setelah menerima permintaan dari satuan tugas COVID-19 Kota Bogor untuk menyerahkan hasil tes usapnya kepada mereka.

Wali Kota Bogor Bima Arya sebelumnya mengatakan, Rizieq menghalangi kerja satuan tugas COVID-19 kotanya selama menjalani perawatan di Ummi. Bima menjelaskan bahwa hasil pengujian tersebut merupakan bagian integral dari upaya pelacakan kontak pada saat mencegah …

Berita lengkap klik
SOURCE LINK

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *