by

Realisasi insentif pendahuluan restitusi PPN masih mini, ini kata Hipmi

Berita dikutip dari:

ILUSTRASI. Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Ajib Hamdani

Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah telah menggelontorkan anggaran insentif perpajakan dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN) 2021 sebesar Rp 58,47 triliun. Hingga 1 April 2021, realisasinya mencapai Rp 14,02 triliun, atau baru terserap 23,98% dari pagu.

Realisasi insentif pajak tersebut dialokasikan untuk enam insentif insentif antara lain pajak pajak (PPh) Pasal 21, PPh Final Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), PPh 22 Impor, turun angsuran PPh Pasal 25, penurunan tarif PPh Badan, dan berlaku pendahuluan pajak pertambahan nilai (PPN).

Namun dari penyerapan per awal bulan ini, insentif pendahuluan PPN paling sedikit hanya 7,9% dari total alokasi anggaran. Kemudian, disusul oleh PPh Pasal 21 DTP yang hanya terserap 10,55%.

Baca Juga: Penyerapan anggaran masih mini, realisasi insentif pajak baru 23,98% dari pagu

Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Ajib Hamdani …

.
Berita lengkap klik
SOURCE LINK

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *