by

Penyidik ​​KPK Minta Rp1,5 M Setop Kasus Walkot Tanjungbalai

Berita dikutip dari:

Jakarta, CNN Indonesia –

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengatakan penyidiknya, Stepanus Robin Pattuju (SRP) meminta uang Rp1,5 miliar kepada Wali Kota Tanjungbalai M. Syahrial (MS) untuk menyetop penyelidikan dugaan korupsi.

Stepanus dan Syahrial telah ditetapkan sebagai penanganan kasus korupsi korupsi di Pemkot Tanjungbalai. Selain mereka, lembaga antirasuah juga menjerat seorang Pengacara Maskur Husain (MH).

Awalnya, kata Firli, Stepanus dikenalkan dengan Syahrial oleh Wakil Ketua DPR Aziz Syamsudin pada Oktober 2020. Setelah itu, Stepanus mengenalkan Maskur kepada Syahrial untuk bisa membantu permasalahannya.


Stepanus dan Maskur akhirnya sepakat membuat komitmen dengan penyelidikan Syahrial yang menyelidiki dugaan korupsi di Pemkot Tanjungbalai untuk tidak ditindaklanjuti oleh KPK. Mereka meminta uang sebesar Rp1,5 miliar.

“MS transaksi permintaan SRP dan MH tersebut dengan mentransfer uang secara bertahap sebanyak 59 kali, melalui rekening bank milik RA (Riefka Amalia),” kata Firli di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/4).

“Dan juga MS memberikan uang tunai kepada SRP hingga total uang yang telah diterima SRP …

.
Berita lengkap klik
SOURCE LINK

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *