by

Penerimaan pajak sepanjang kuartal I-2021 minus 5,6%, insentif menjadi biang kerok

Berita dikutip dari:

ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Handoyo.

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Data Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 menunjukkan realisasi penerimaan pajak sepanjang kuartal I-2021 minus 5,6% tahun ke tahun. Dalam tiga bulan, setoran pajak yang terkumpul hanya sebesar Rp 228,1 triliun.

Pencapaian tersebut setara dengan 18,6% dari target penerimaan pajak di akhir 2021 sejumlah Rp 1.229,6 triliun. Sehingga, dalam sembilan bulan ke depan, agar sesuai dengan pandangan pemerintah penerimaan pajak yang musti dihimpun sebesar Rp 1.001,5 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan kontraksi penerimaan pajak yang disebabkan oleh karena adanya dampak virus corona terhadap ekonomi dalam negeri yang dirasakan sepanjang kuartal I-2021.

Sementara, di kuartal I-2020 efek pandemi baru dirasakan pada bulan Maret. Oleh,, meski tumbuh, penerimaan negara sudah mengatakan bahwa pemulihan.

Baca Juga: Kemenkeu catat belanja barang kementerian dan lembaga di kuartal I 2021 tumbuh 81,6%

“Selain itu karena ada beberapa faktor transaksi yang tidak berulang dan adanya insentif-insentif …

.
Berita lengkap klik
SOURCE LINK

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *