by

Nindy Ayunda dicecar 17 pertanyaan soal kepemilikan senpi suaminya

Berita dikutip dari :

Askara pun sudah diperiksa

Jakarta (ANTARA) – Penyanyi Nindy Ayunda dicecar sebanyak 17 pertanyaan oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat terkait kepemilikan senjata api suaminya, Askara P Harsono.

“Jam 09.00 mulai pemeriksaan, sekitar satu setengah jam lah, 17 pertanyaan terkait permasalahan,” ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo di Jakarta, Rabu.

Nindy Ayunda berstatus sebagai saksi dalam pemeriksaan tersebut. Nindy bersikap kooperatif dalam pendalaman pemeriksaan pertama oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat.

Mengenai materi rinci pemeriksaan, Ady belum dapat menyampaikannya kepada publik. Namun pihaknya berjanji memberikan informasi perkembangan kasus Askara.

“Askara pun sudah diperiksa,” kata Ady.

Sementara Nindy Ayunda yang telah menjalani pemeriksaan juga mengatakan telah membesuk suaminya. “Kondisinya sehat Alhamdulillah,” ujar Nindy.

Baca juga: Polisi periksa Nindy Ayunda selama empat jam

Baca juga: Polisi tunggu kedatangan penyanyi Nindy Ayunda

Dokumentasi – Penyanyi Nindy Ayunda saat ditemui di Jakarta, Rabu (17/10/2018). ANTARA/Anggarini Paramita/am.


Mengenai pemeriksaan kasus suaminya soal narkotika dan senjata api, Nindy tidak bicara banyak kepada awak media. “Tentang kasus yang dihadapi sama suami saya, itu saja,” ujar dia.

Pemanggilan Nindy Ayunda berdasarkan fakta penangkapan Askara P Harsono (APH) yang dilakukan di rumahnya beserta temuan barang bukti pada Kamis (7/1).

Beberapa barang bukti yang disita petugas, yaitu satu butir “happy five”, satu plastik kecil, setengah butir “happy five”, alat hisap dan senjata api beserta 50 buah peluru.

Hasil tes urine Askara diketahui positif mengandung amfetamin dan metafetamin yang merupakan jenis zat adiktif pada narkoba.

Tersangka akan dijerat Pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 62 tentang psikotropika dengan ancaman lima tahun dan atau denda Rp100 juta.

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021



Source link

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed