by

Menteri PPPA: Layanan “SEJIWA” jadi solusi masalah psikologis sosial

Berita dikutip dari :

Denpasar (ANTARA) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati menyebut bahwa layanan Psikologi Sehat Jiwa (SEJIWA) dapat menjadi solusi bagi perempuan dan anak yang mengalami masalah psikologis sosial.

 

 

Ia mengatakan selama masa pandemi COVID-19 tidak menutup kemungkinan beban kerja perempuan bertambah melihat perannya saat ini.

 

“Kita tidak tutup kemungkinan hal itu, kalau dulu hanya menjadi ibu kemudian menjadi istri, menjadi penambah nafkah keluarga, tapi sekarang harus menjadi guru dan sebagainya,” katanya.

 

Menteri Bintang mengajak seluruh pihak bekerja sama, berkolaborasi mencari solusi dari situasi sulit yang tidak pernah dibayangkan seperti saat pandemi ini.

 

Melalui layanan psikologi SEJIWA, perempuan dan anak yang terdampak COVID-19, seperti perempuan korban KDRT, perempuan dalam situasi darurat dan kondisi khusus, perempuan pekerja migran, perempuan disabilitas, serta anak yang memerlukan perlindungan khusus, mendapat pendampingan khusus dari Kementerian PPPA.

 

“Pada Desember 2020, kita mengembalikan makna bahwa hari ibu adalah ‘mother, day, hari ibu ini adalah momentum perjuangan pergerakan perempuan. Demikian juga dengan kegiatan-kegiatan dalam rangka hari ibu. Inilah yang kita ingin terus dorong, bagaimana yang sudah diatur oleh konstitusi setiap warga negara punya hak yang sama,” katanya.

Baca juga: Kominfo dukung layanan konseling Sejiwa

 

Dalam realitanya masih ada kesenjangan dan sebagian orang mengatakan perempuan itu lemah. “Sebenarnya bukan perempuan yang lemah, tapi konstruksi sosial yang membuat sosok perempuan itu lemah karena masih ada budaya patriarki yang kental,” ucapnya.

Pewarta: Ayu Khania Pranishita
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed