by

Memeras Penyidik ​​Diduga, ICW: KPK di Ambang Batas Kepercayaan Publik

Berita dikutip dari:

TEMPO.CO, Jakarta – Indonesia Corruption Watch menilai pengelolaan internal Komisi Pemberantasan Korupsi sudah bobrok. Lembaga pemantau korupsi ini menilai kasus dugaan pemerasan oleh penyidik ​​KPK asal kepolisian hanya puncak gunung dari permasalahan internal komisi antirasuah.

“KPK berada pada ambang batas kepercayaan publik,” kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana, lewat tulisan tertulis, Rabu, 21 April 2021.

Kurnia mencatat dugaan pemerasan ini bukan skandal pertama yang terjadi di tubuh KPK. Sebelumnya, kata dia, komisi diterpa peristiwa perampokan barang bukti oleh pegawainya, kegagalan menggeledah, keengganan meringkus buronan Harun Masiku, dan berita nama politikus dari dakwaan kasus bantuan sosial Covid-19.

Terbaru, kata dia, KPK diterpa isu bahwa penyidiknya yang berasal dari kepolisian diduga memeras Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial yang terseret kasus korupsi.

“Selain karena rusaknya regulasi baru KPK, isu ini juga diarahkan pada kebobrokan pengelolaan kelembagaan internal para komisioner,” kata Kurnia.

Kurnia pernyataan kejadian pemerasan dengan dalih untuk kasus terakhir kali terjadi di KPK pada 2006. Kala itu seorang …

.
Berita lengkap klik
SOURCE LINK

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *