by

LPS ungkap syarat untuk bebaskan iuran premi penjaminan

Berita dikutip dari:

Perubahan tingkat premi akan dikonsultasikan dengan DPR. Pertimbangan kami, kalau itu bisa berdampak positif bagi perbankan, dan pemulihan ekonomi bisa lebih cepat, maka hal itu layak kita tempuh

Jakarta (ANTARA) – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengungkapkan salah satu syarat jika iuran premi penjaminan simpanan kepada perbankan dibebaskan yakni bank harus aktif menyalurkan kredit.

Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa dalam tulisan tertulis di Jakarta, Kamis malam, menyatakan, pihaknya masih mengkaji rencana terkait premi penjaminan tersebut. Ruang untuk menyesuaikan premi penjaminan itu, ujar dia, cukup terbuka.

“Perubahan tingkat premi akan dikonsultasikan dengan DPR. Pertimbangan kami, kalau itu bisa berdampak positif bagi perbankan, dan pemulihan ekonomi bisa lebih cepat, maka hal itu layak kita tempuh, ”ujarnya.

Dia menekankan satu syarat untuk membebaskan bank dari pungutan premi itu adalah bank jangan hanya menyimpan likuiditasnya di Bank Indonesia, namun harus gencar menjalankan fungsi intermediasi.

“Syaratnya, dana di perbankan tadi benar-benar disalurkan dalam bentuk kredit dan tidak disimpan kembali di BI, jadi hal itu dahulu yang saat …

Berita lengkap klik
SOURCE LINK

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *