by

KRI Nanggala-402 hilang, hanya punya 72 jam selamatkan sebelum oksigen habis

Berita dikutip dari:

ILUSTRASI. Kapal selam KRI Nanggala-402 saat latihan Pratugas Satgas Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Maphilindo 2017 di Laut Jawa, Jumat (20/1). FOTO ANTARA / Syaiful Arif.

Sumber: Kompas.com | Editor: SS Kurniawan

KONTAN.CO.ID – Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono menyebutkan, cadangan oksigen di kapal selam KRI Nanggala-402 hanya bisa bertahan selama 72 jam dalam kondisi padam.

Untuk itu, TNI dan sejumlah pihak yang turut membantu pencarian harus berpacu dengan waktu untuk menemukan dan menyelamatkan 53 awak kapal selam yang hilang di perairan utara Bali pada Rabu (21/4).

“Bila kondisi black out mampu 72 jam, kurang lebih 3 hari. Jadi, saat kemarin hilang kontak jam 3, bisa sampai hari Sabtu jam 3, sehingga 72 jam. Mudah-mudahan segera ditemukan sehingga cadangan oksigen masih ada,” pers, Kamis (22/4).

Yudo menyebutkan, saat ini sejumlah negara telah menawarkan bantuan, di antaranya Singapura dan Malaysia. Kapal penyelamat milik kedua negara ini segera sampai di lokasi KRI Nanggala-402 diperkirakan hilang kontak.

Baca Juga: KRI Nanggala-402 hilang, Singapura & Malaysia kirim kapal penyelamat bantu …

.
Berita lengkap klik
SOURCE LINK

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *