by

Edhy Prabowo Tak Puas Eksportir Benur Hanya Dijatah 139 Juta

Berita dikutip dari:

JawaPos.com – Direktur Jenderal (Dirjen) Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Zulficar Mochtar menyampaikan, Edhy Prabowo yang saat itu digunakan sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan tidak puas dengan kuota awal bagi perusahaan untuk melakukan pengelolaan hingga eskpor benih lobster alias benur. Karena kuota awal pengelolaan hingga ekspor benur itu hanya kalimat 139 juta.

Hal ini diketahui saat jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelisik kuota awal untuk para perusahaan yang mendapat jatah budidaya hingga ekspor benur.

“Berdasarkan surat dari Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia tanggal 8 April itu diarahkan kepada menteri, menggambarkan bahwa yang bisa dikelola bukan bisa diekspor, yang bisa dikelola 139 juta,” kata Zulficar saat memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta , Rabu (21/4).

Zulficar menyampaikan, penentuan kuota 139 juta budidaya yang berasal dari rekomendasi Komite Nasional Pengkajian Sumber Daya Ikan dan Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM). Kedua lembaga tersebut memiliki kecakapan keilmuan dalam bidang stok …

.
Berita lengkap klik
SOURCE LINK

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *