by

Demokrat bantah Max Sopacua bagian deklarator Partai Demokrat

Berita dikutip dari :

Partai Demokrat diketahui memiliki 99 nama deklarator yang terdaftar saat deklarasi Partai Demokrat pada tanggal 9 September 2001 di Gedung Graha Pratama Lantai XI, Jakarta Selatan.

Jakarta (ANTARA) – Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat Ossy Dermawan membantah Max Sopacua bagian dari daftar deklarator Partai Demokrat.

“Sepengetahuan saya beliau tidak masuk daftar tersebut,” kata Ossy di Jakarta, Jumat.

Partai Demokrat diketahui memiliki 99 nama deklarator yang terdaftar saat deklarasi Partai Demokrat pada tanggal 9 September 2001 di Gedung Graha Pratama Lantai XI, Jakarta Selatan, di hadapan notaris Aswendi Kamuli, S.H.

Adapun nama Max Sopacua tidak tertera dalam daftar tersebut.

Baca juga: Partai Emas tetapkan deklarator Demokrat sebagai Ketua Dewan Pembina

Ossy mengatakan bahwa Partai Demokrat tetap menghormati politikus asal Pulau Saparua, Maluku itu sebagai senior mereka walaupun Max baru saja menyatakan kesediaannya berpindah haluan ke Partai Era Masyarakat Sejahtera (Emas).

“Beliau senior kami. Namun, beliau tidak masuk dalam jajaran kepengurusan harian Partai Demokrat periode 2020—2025,” ujar Ossy.

Sebelumnya, Max Sopacua memastikan kesediaannya bergabung dalam Partai Era Masyarakat Sejahtera (Emas) pada konferensi pers di DPP Partai Emas, Jakarta, Jumat (11/12).

Ketua Umum DPP Partai Emas Mischa Hasnaeni Moein mengatakan bahwa Max Sopacua menunjuk Max sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Emas karena rekam jejak politiknya yang cemerlang di Partai Demokrat.

Sementara itu, dalam sambutannya, Max Sopacua mengatakan bahwa dirinya adalah salah seorang deklarator Partai Demokrat.

“Saya deklarator dan memulai diri saya di Partai Demokrat itu hanya tiga orang, di Achmad Yani pada waktu itu, untuk mengurus segala persoalan yang hari ini kami lihat diurus sekian puluh orang di Partai Emas. Akan tetapi, kami hanya bertiga pada waktu itu dengan dibantu oleh beberapa tenaga administrasi,” kata Max.

Baca juga: Demokrat setuju ada sanksi bagi yang melanggar ‘social distancing’

​​​​​​​

Ia menjelaskan bahwa kesediaannya bergabung dengan partai politik yang dipimpin Hasnaeni itu lantaran adanya perhatian yang lebih dari partai tersebut.

“Saya tidak ingin menyalahkan siapa-siapa. Akan tetapi, saya harus berkarya. Saya harus mengabdi seterusnya karena pengabdian saya berjalan terus. Demokrat tidak memerlukan pengabdian saya lagi, ya, silakan. Saya meneruskan perjuangan bersama Partai Emas,” katanya.

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed