by

Delapan warga dikenakan teguran simpatik dalam operasi yustisi

Berita dikutip dari :

Menjaring delapan orang pelanggar tanpa menggunakan masker

Bangli (ANTARA) – Delapan warga di seputaran objek wisata Penelokan, Kintaman, Kabupaten Bangli, Bali dikenakan teguran simpatik dan penindakan disiplin dalam operasi yustisi.

 

“Dalam operasi yustisi telah menjaring delapan orang pelanggar tanpa menggunakan masker. Sanksi yang diberikan berupa tindakan disiplin dan teguran simpatik, sebagai salah satu cara menekan penyebaran COVID-19,” kata Danramil 1626-04/Kintamani Kapten Chb I Komang Gita dalam keterangan persnya yang diterima di Bangli, Selasa malam.

 

Ia mengatakan penindakan tersebut tetap dilakukan secara humanis, dengan menyasar tempat-tempat yang berpotensi memunculkan kerumunan seperti tempat pariwisata.

 

Selain itu, sasaran kegiatan pendisiplinan terdiri dari sasaran fisik dan nonfisik. Untuk sasaran fisik ini bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menggunakan masker, rajin cuci tangan, dan menjaga jarak dalam kegiatan sehari-hari.

 

Sedangkan sasaran nonfisik yaitu terwujudnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan dalam pencegahan COVID-19. Selain itu, memahami Peraturan Gubernur Bali Nomor 46 Tahun 2020 dan Peraturan Bupati Bangli Nomor 39 Tahun 2020.

 

Operasi yustisi merupakan tim gabungan yang melibatkan unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bangli.

 

“Dengan adanya operasi ini kita berharap masyarakat untuk semakin taat, patuh dan bertanggung jawab melaksanakan protokol kesehatan menghadapi pandemi COVID-19. Ini semuanya tentu demi kesehatan dan keselamatan kita,” kata Danranmil.

Pewarta: Ayu Khania Pranishita
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed