by

Cara Membuat Notifikasi Push WordPress Gratis

Salah satu perihal paling sulit waktu jalankan web ialah menjaga pengunjung tersebut, bagaimana triknya supaya pemakai atau pengunjung berasa senang dengan info yang disiapkan oleh situs kita hingga mereka tidak beralih ke situs lain. Walau content kita tarik dan memiliki bobot, kita tetap harus cari cara atau jalan keluar terhebat supaya pembaca bahkan juga pengunjung terus tenteram waktu terhubung situs kita. Selaku contoh, kita dapat memakai WordPress push notification yang dapat menjaga pemakai atau pengunjung. Namun, Anda harus tahu cara menggunakan dan aktifkan.

Kabar baiknya, terutama untuk yang belum begitu memahami masalah WordPress push notification, lewat artikel ini, kami akan menolong Anda dalam pelajari bermacam hal berkaitan push notification web WordPress. Selain itu, kami akan menerangkan cara:

A. Meng-install socketin OneSignal, hingga Anda dapat membuat dan kirim push notification web WordPress.
B. Membuat account OneSignal.
C. Membuat push notification.
D. Mengurus penataan socketin.

Saat sebelum kita mengulasnya lebih detil, seharusnya ketahui dahulu apakah itu push notification pada umumnya dan keunggulannya. Kemudian, kami akan mengenalkan beberapa socketin push notification yang dapat dipakai kalau-kalau Anda tidak demikian senang dengan OneSignal.

Cara Membuat Pemberitahuan Push WordPress Gratis

Sesudah mengulas cara membuat pemberitahuan push, kami akan menguraikan beberapa socketin, kecuali OneSignal, yang dapat Anda pakai.

Langkah 1: Install Socketin OneSignal
Masuk di dasbor WordPress dan membuka tab Socketins. Click pilihan Add New dan dengan memakai kolom penelusuran yang berada di monitor seterusnya, mencari socketin OneSignal. Kemudian, install dan aktifkan socketin itu:

Socketin ini akan membuat tab baru di dasbor, yaitu OneSignal Push. Membuka tab itu dan halaman akan tampil, tampilkan beberapa langkah yang perlu Anda kerjakan. Tenang saja, jangan cemas sebab kami akan membantu Anda langkah untuk langkah. Selanjutna, membuka tab Configuration.

Langkah 2: Buat Account OneSignal
Supaya socketin dapat dipakai, bikinlah account OneSignal. Membuka teras khusus basis itu dan click pilihan GET STARTED yang ada dari sisi Situs Push:

Anda dapat mendaftarkan dengan memakai info dari bermacam basis sosial media yang dipunyai, atau juga bisa dengan e-mail.

Anda akan mendapatkan pernyataan dari basis ini untuk memverifikasi e-mail. Sesudah e-mail sukses diverifikasi, Anda dapat masuk di dasbor OneSignal.

Langkah 3: Buat Program Push Notification
Kecuali memungkinkannya Anda untuk membuat push notification web, OneSignal bisa juga dipakai untuk membuat push notification di program dan service e-mail. Oleh karena itu, seharusnya dari awalnya Anda memutus type service apakah yang akan terpasangkan push notification. Masuk di dasbor OneSignal dan click pilihan Add a new app:

Kemudian, tetapkan nama program untuk kepentingan analisis intern. Selaku contoh, kami membuat nama WordPress Push Notification untuk aplikasinya. Lantas, tentukan type pemberitahuan yang pengin Anda bikin. Tentukan pilihan Situs Push:

Scroll ke bawah dan masukan info situs, seperti nama dan URL. Anda bisa juga membuat simbol untuk web Anda. Nanti, simbol ini diperlihatkan di push notification web yang Anda bikin.

Saat sebelum simpan perombakan, yakinkan situs Anda memakai HTTPS atau mungkin tidak. Click Save dan teruskan ke langkah selanjutnya.

Langkah 4: Komposisi Socketin OneSignal
Sesudah simpan seluruh komposisi yang dibikin di dasbor OneSignal, Anda akan ditujukan ke monitor baru yang berisi APP ID dan API KEY:

Jangan tutup tab ini sebab Anda akan memerlukannya. Kembali pada dasbor Wordress, selanjutnya membuka tab OneSignal, lalu Anda akan diarahkan ke Configuration. Dibagian ini, ada tiga kolom, yaitu APP ID, API Key, dan merek program Anda. Isi dua kolom pertama dengan data dan info yang sudah diperlihatkan awalnya:

Untuk kolom merek program, masukan nama program yang sudah Anda bikin awalnya. Selaku contoh, kami masukan nama merek WordPress Push Notifications.

Sesudah ke-3 kolom itu diisi, scroll ke bawah untuk mengurus beberapa penataan. Mencari Prompt Settings dan Subscription Bell. Dibagian ini, Anda dapat mengendalikan supaya socketin supaya bisa disubscribe secara automatis untuk pemakai baru:

Scroll kembali ke bawah sampai Anda mendapati Welcome Notification Settings. Secara standar, OneSignal akan menyampaikan pesan ‘Welcome’ lewat push notification saat seorang pemakai subscribe web Anda. Bila pengin, Anda dapat menonaktifkan atau mengganti pesan ini di sini:

Mencari Automatic Notification Settings. Dibagian ini, Anda dapat mengendalikan socketin untuk mengirim pemberitahuan secara automatis setiap saat Anda mempublish posting baru:

Bisa saja penataan ini masih Anda aktifkan, terutama bila Anda cuman mengeluarkan content baru saja sekali atau 2x dalam satu minggu. Kebalikannya, jika Anda mengeluarkan content baru sehari-harinya, karena itu push notification dapat dipandang spam sebab tampil terus-terusan.

Misalnya Anda tidak aktifkan pemberitahuan post automatis, karena itu Anda dapat mengendalikan supaya WordPress push notification dikirim lewat editor WordPres hingga feature ini diperlihatkan setiap saat Anda mengeluarkan posting baru. Dengan begitu, Anda dapat mengatur posting yang mana harus dikasih WordPress push notification dan yang mana tak perlu.

Taruh dahulu perombakan yang Anda bikin di penataan socketin. Di saat pemakai buka situs Anda, mereka akan memperoleh keinginan dari OneSignal untuk subscribe push notification. Bila pemakai tidak ingin abonemen, karena itu pesan semacam itu tidak tampil kembali hingga Anda tak perlu cemas bila push notification mengusik beberapa pemakai.

5 Pilihan Socketin untuk WordPress Push Notification
Bila Anda tidak ingin memakai socketin OneSignal, karena itu Anda dapat cari pilihan socketin yang lain. Di sini, kami akan menguraikan lima pilihan socketin itu dan sejumlah fitur yang dijajakan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *