by

Bima Bisa Memahami DPRD Enggan Bahas Raperda PDJT

Berita dikutip dari:

Pemkot Bogor mengurus sesegera mungkin menyerahkan hasil audit aset PDJT ke pansus.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR – Pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) perubahan nama Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Jasa transportasi masih di DPRD Kota Bogor. Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan, memang perlu ada kajian lagi terkait perubahan nama perusahaan.

Dia pun memahami pertimbangan dan pertimbangan anggota dewan yang enggan melanjutkan pembahasan raperda tersebut. “Ya nggak apa-apa, kita komunikasikan ke dewan lagi. Berarti masih ada yang harus dikaji dengan dewan. Saya paham dewan punya pertimbangan-pertimbangan karena PDJT ini mejadi atensi utama kita sama-sama, “kata Bima di Kota Bogor, Rabu (21/4).

Anggota Panitia Khusus (Pansus) Raperda PDJT, Muhammad Restu Kusuma menjelaskan, ada beberapa alasannya pembahasan raperda di dewan. Di dalamnya, adanya nilai aset PDJT yang disampaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tidak masuk akal. Hal itu terkait modal dasar yang diberikan Pemkot Bogor sebesar Rp 35 miliar, kini nilainya tinggal Rp 575 juta.

.
Berita lengkap klik
SOURCE LINK

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *