by

Anak DPRD Bekasi yang Jual Pacarnya Belum Diperiksa Polisi

Berita dikutip dari:

Korban yang diberikan Rp 400 ribu setiap kali melayani orang.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI – Terduga pelaku persetubuhan anak di bawah umur sekaligus perdagangan manusia, AT (21 tahun) yang merupakan anak anggota DPRD Kota Bekasi, belum dipanggil oleh pihak kepolisian. AT dilaporkan oleh orang tua PU (15) pada Senin (12/4), lalu.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, saat polisi ini masih fokus mendalami bukti dan mengawasi saksi. “Yang diduga terlapor ya, kita belum melakukan pemanggilan. Sementara kita masih fokus untuk pemeriksaan saksi dulu saja, ”jelas Erna kepada wartawan, Kamis (22/4).

AT dilaporkan lantaran melakukan penganiayaan kepada PU yang sudah disekapnya selama satu bulan. Setelah ditelusuri, ternyata AT juga menjual PU ke pria hidung belang menggunakan aplikasi MiChat.

Korban sudah mendapat pendampingan KPAD. PU juga sudah melakukan visum dan dioperasi lantaran ada benjolan di area kelamin.

AT (21), awalnya dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota atas kasus persetubuhan anak di bawah umur. Hal itu, terjadi lantaran korban terlihat lebam di beberapa bagian …

.
Berita lengkap klik
SOURCE LINK

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *