by

Langkah Langkah Daftar Merek Produk UMKM

-How To-154 views

Hak merek ialah pelindungan untuk pemilik merek yang tercatat di DJKI. Dengan memiliki satu bentuk pelindungan Hak Kekayaan Cendekiawan (HKI) itu, pemiliknya dapat menggunakan merek dagang/usaha secara terbatas.

Merek dapat berbentuk sinyal yang bisa diperlihatkan secara grafis, seperti gambar, simbol, nama, kata, huruf, angka, formasi warna, berbentuk dua atau dimensi, suara, hologram, atau gabungan dari 2 atau bisa lebih elemen itu.

Peranan merek ialah membandingkan barang atau layanan yang dibuat oleh orang atau tubuh hukum dalam aktivitas usaha perdagangan barang/layanan. Tentang hal pembanding merek dengan punya faksi lain dapat berbentuk: gambar, kata, nama, frasa, angka, warna sampai kalimat,atau gabungan beberapa unsur itu.

Tiap merek dapat didaftarnya ke DJKI selama tidak sama dengan punya faksi yang lain tercatat. Jika telah didaftarkan, pemilik merek dapat larang faksi lain memakainya. Merek yang tercatat di DJKI bisa mendapatkan pelindungan hukum sepanjang 10 tahun semenjak tanggal akseptasi permintaan pendaftaran. Periode pelindungan itu juga bisa diperpanjang.

Langkah Pendaftaran Hak Merek

Berperan untuk:

  1. Alat bukti untuk pemilik yang memiliki hak atas Merek yang didaftarkan;
    2.Landasan penampikan pada Merek yang serupa keseluruhnya atau sama pada dasarnya yang dimohonkan registrasi oleh seseorang untuk barang/layanan semacamnya;
  2. Landasan untuk menahan seseorang menggunakan Merek yang serupa keseluruhnya atau sama pada dasarnya dalam peredaran untuk barang/layanan semacamnya.
  3. Merek tercatat memperoleh pelindungan hukum untuk periode waktu 10 tahun semenjak tanggal akseptasi permintaan registrasi Merek yang berkaitan dan periode waktu pelindungan itu bisa diperpanjang.

Merek Yang Tidak Bisa Didaftarkan

  • berlawanan dengan ideologi negara, ketentuan perundang-undangan, moralitas, agama, kesusilaan, atau keteraturan umum;
  • sama dengan, terkait dengan, atau cuman menyebutkan barang dan/atau layanan yang dimohonkan registrasinya;
  • berisi elemen yang bisa menyimpang warga mengenai asal, kualitas, tipe, ukuran, jenis, arah pemakaian barang dan/atau layanan yang dimohonkan registrasinya atau adalah nama varietas tanaman yang dilindungi untuk barang dan/atau layanan yang semacam;
  • berisi info yang tidak sesuai kualitas, faedah, atau manfaat dari barang dan/atau layanan yang dibuat;,
  • tidak mempunyai daya pembanding; dan/atau
  • adalah nama umum dan/atau simbol punya umum.

Proses Registrasi Merek

  1. Ajukan permintaan ke Ditjen KI dengan lengkapi syarat yang disuruh.
  2. Sesudah permintaan disodorkan, Ditjen KI lakukan pengecekan pada kelengkapan syarat merek. Bila ada syarat yang belum komplet, ke pemohon disuruh untuk selekasnya diperlengkapi dalam kurun waktu paling lama dua bulan terhitung semenjak tanggal pengangkutan pernyataan itu.
  3. Dalam kurun waktu paling lama 30 hari terhitung semenjak tanggal akseptasi kelengkapan syarat dikerjakan pengecekan substantif dalam kurun waktu paling lama sembilan bulan.
  4. Dalam kurun waktu paling lama 30 hari terhitung semenjak tanggal akseptasi Surat pernyataan pengecekan substantif, pemohon/kuasanya bisa sampaikan responnya dengan mengatakan fakta. Bila Pemohon/kuasanya tidak sampaikan berkeberatan/respon Ditjen HAKI memutuskan keputusan mengenai penampikan permintaan itu.
  5. Bila Pemohon/kuasanya sampaikan berkeberatan/respon dan pemeriksa memberikan laporan jika respon itu bisa diterima, permintaan itu dipublikasikan dalam informasi sah merek dalam kurun waktu paling lama 10 hari semenjak permintaan disepakati. Bila pemeriksa memberikan laporan kebalikannya, karena itu permintaan dipastikan ditampik.
  6. Pada permintaan yang diterima, Ditjen KI mengeluarkan Sertifikat Merek ke pemohon/kuasanya dalam kurun waktu paling lama 30 hari terhitung semenjak tanggal usainya periode waktu informasi.
  7. Bisa disodorkan pemohonan banding ke Komisi Banding jika keinginan registrasi merek ditampik oleh Ditjen KI berdasar fakta yang memiliki sifat substantif.

Syarat Registrasi Merek

Permintaan registrasi dalam rangkap dua yang diketik dengan bahasa Indonesia dengan memakai formulir permintaan yang sudah disiapkan yang berisi:

  • tanggal, bulan dan tahun permintaan;
  • nama komplet, kewarganegaraan, dan alamat pemohon;
  • nama komplet dan alamat kuasa, jika pemohon disodorkan lewat kuasa;
  • beberapa warna jika Merek yang dimohonkan registrasinya memakai beberapa unsur warna;
  • nama negara dan tanggal keinginan registrasi Merek yang pertamanya kali dalam soal permintaan disodorkan dengan hak fokus.

Surat permintaan registrasi Merek dilampiri dengan:

  • foto copy KTP, sedang untuk pemohon yang dari luar negeri sesuai ketetapan undang-undang harus pilih tempat posisi di Indonesia, umumnya diputuskan pada alamat kuasa hukumnya;
  • foto copy akta pendirian tubuh hukum yang sudah ditetapkan oleh notaris jika permintaan disodorkan atas nama tubuh hukum;
  • foto copy ketentuan kepemilikan bersama jika permintaan disodorkan atas nama lebih satu orang (Merek kolektif);
  • surat kuasa spesial jika permintaan registrasi dikuasakan;
  • sinyal pembayaran ongkos permintaan;
  • 10 lembar etiket Merek (ukuran optimal 9×9 cm, minimum 2×2 cm);
  • surat pengakuan jika Merek yang disuruhkan registrasi ialah kepunyaannya.

Gambar lengkap Cek disni :

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *